
Jakarta 21 APRIL 2009 (KATAKAMI) Selamat pagi, Indonesia. Selamat pagi, Dunia. Redaksi KATAKAMI menyampaikan harapan agar anda semua dapat menjalankan semua aktivitas anda dengan sebaik-baiknya dimanapun anda berada.
Sederhana saja yang ingin kami sampaikan bahwa ternyata di dalam kehidupan ini, sangat tipis bedanya antara perilaku hewan buas dengan segelintir manusia yang patut dapat diduga panik tak menentu jika aib atau boroknya yang busuk terbaca dan ketahuan oleh orang lain melalui Situs KATAKAMI.COM.
Apalagi setelah mengetahui bahwa KATAKAMI dibaca di lebih 19 negara di seluruh dunia.
Sehingga, kami tak heran jika di Selasa (21/4/2009) subuh saat kami hendak memperbaharui seluruh pemberitaan di BREAKING NEWS, jaringan koneksi internet kami “kembali” mendapat terjangan yang patut dapat diduga dilakukan oleh Kelompok Polisi dibawah kendali oknum KOMISARIS JENDERAL GM dan patut dapat diduga dilakukan juga oleh barisan agen intelijen BADAN INTELIJEN NEGARA (BIN).
Kami heran jika patut dapat diduga ada agresivitas yang sekotor ini untuk memberi pelajaran pada KATAKAMI sebab berbagai tulisan yang menyoroti kekurangan disana sini dalam penyelenggaraan PEMILU LEGISLATIF 2009 memang patut dapat diduga membuat PENGUASA yang raja diraja arogansi kekuasaan itu kebakaran jenggot.
Tapi, betapa memalukan jika perilaku seperti ini tetap dipelihara sebab semakin terbaca dan diketahui oleh dunia internasional bahwa patut dapat diduga di INDONESIA ini demokrasi dan reformasi itu berjalan basa-basi.
Dan betapa lebih memalukan lagi, agar tidak ketahuan menindas JURNALIS yang cerdas dan berani, maka patut dapat diduga dilakukan cara-cara yang SOK CERDAS DAN SOK BERANI dari kalangan penjilat yang otak didalam kepala mereka terbungkus oleh kesuraman moralitas.
Bayangkan, patut dapat diduga untuk bisa mencegah agar kami tidak memuat foto-foto Presiden Barack Obama maka seluruh dokumentasi foto dan sistem di komputerisasi kami yang bisa mengakses dan memuat berbagai foto apapun dalam pemberitaan kami dirusak sejak beberapa hari ini.

Maksudnya ya … patut dapat diduga karena sirik saja. Sirik tanda tak mampu, demikiran kalimat bijak yang dikenal di Indonesia ini.
Terutama, patut dapat diduga agar kelakuan kotor oknum KOMJEN GM dan kelompoknya yang selama ini merasa paling hebat menangani terorisme ternyata menyimpan berbagai tabir gelap yang memalukan terkait berbagai pelanggaran atau penyimpangan.
Sementara, kalau agen-agen intelijen BIN, patut dapat diduga karena malu jika ketahuan oleh rakyat Indonesia dan dunia internasional bahwa mereka tak juga “kapok” untuk berlaku GANAS kepada sesama anak bangsa.
Dan terutama, patut dapat diduga karena ada PENGUASA yang kebakaran jenggot kalau hawa nafsu berkuasanya yang menggegelak sehingga mendorongnya untuk melakukan segala cara yang dihalalkan dalam agenda politik praktis.
Komentar kami singkat saja, KECIAN DEH LO !
Sambil terus merusak KATAKAMI, kami menyarankan mereka mengambil cermin dan mematut dirilah sejenak. Alias, ngaca deh lo. Apakah patut dapat diduga, dari balik cermin itu kelihatan bayangan atau siluet SINGA yang mengaum dengan taring yang tumpul.
Sehingga, kalau ibaratnya ada singa yang mengaum tetapi dengan taring yang tumpul, maka yang terjadi adalah mengundang kegelian dan ejekan dari semua pihak.

Sebab, kemampuan anda-anda cuma segitu doang.
Malu dong sama semua orang, kalau kata NAGABONAR … “APA KATA, DUNIA ?”.
Ngaca deh, ngaca dulu ! Sudah beneran jago dan hebat atau belum ? Lalu, sekedar mengingatkan saja, SAPA TAKUT SAMA ELO ?!
Salam hormat kami,
MEGA SIMARMATA
Pemimpin Redaksi KATAKAMI

